Sejarah Gedung Sate Bandung

Gedung Sate Bandung- Setiap wilayah mempunyai tempat-tempat atau gedung-gedung bersejarah. Biasanya, tempat tersebut memiliki arti tersendiri. Apalagi ketika tempat itu dijadikan sebagai tempat perjuangan atau syarat akan nilai kebersamaan dalam perjuangan kemerdekaan.

Tak hanya itu, bangunan-bangunan peninggalan jaman dulu mempunyai daya tarik tersendiri. Terkadang, karena keunikan dan nilai-nilai yang ada didalamnya, gedung-gedung tersebut tetap digunakan hingga saat ini. Seperti Gedung Sate yang berada di Bandung.

Bangunan tua yang terletak di Jalan Diponogor, Bandung ini punya keunikan tersendiri dan banyak menyita perhatian orang-orang. Pasalnya, Gedung tua peninggalan Kolonial Belanda ini mempunyai arsitektur seperti tusuk sate. Selain itu, Gedung Sate juga menjadi salah satu ikon bersejarah yang diakui secara nasional.

Saat ini, Gedung Sate menjadi kantor pusat pemerintahan Jawa Barat. Tak hanya itu, di Gedung Sate Bandung sering diadakan festival-festival yang menarik. namun, bagaimana sebenarnya sejarah dari Gedung Sate ini sendiri?Yuk, Simak selengkapnya di artikel ini.

Awal Mula Pembangunan Gedung Sate

Ide untuk membangun gedung ini berawal dari penilaian pemerintah kolonial pada waktu itu, yang menganggap Batavia sudah tidak bisa dijadikan lagi sebagai ibu kota.Pasalnya, banyak perkembangan yang terjadi sehingga diperlukan inovasi baru dan pusat pemerintahan baru.

Pada masa Hindia Belanda, Gedung Sate dikenal dengan nama  Gouvernements Bedrijven. Dalam pembangunannya, arsitektur ternama asal Belanda Dr. Hendrik Petrus Berlage agar memasukan unsur tradisonal pada bangunan tersebut. kemudian, usul itu diterima dan gedung ini mempunya arsitektur Indo Eropa hingga saat ini.

Gedung Sate Setelah Kemerdekaan

Pada tahun 1977, Gedung Sate mempunyai bangunan baru yang digagas oleh Ir. Sudibyo dengan menyerupai gedung utama. Gedung tersebut kemudian difungsikan sebagai kantor utama DPRD Jawa Barat. Pada tahun 1980, barulah Gedung Sate ini dikenal sebagai pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat yang awalnya berada Gedung Kerta Mukti di Jalan Braga Bandung.

Sebagai gedung bersejarah, banyak desas-desus yang mengatakan bahwa gedung sate mempunyai sebuah lorong rahasia. Namun, hal itu dibantah oleh pihak pemerintah. Hal itu tentu saja sulit untuk dibuktikan. Sebab, masih terdapat pendapat-pendapat yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya

Gedung Sate Saat Ini

Saat ini, Gedung Sate telah mempunyai museum yang direspikan pada tahun 2017. Dengan adanya museum ini, masyarakat bisa lebih mudah untuk mengetahui sejarah berdirinya kota Bandung. Tak hanya itu, di dalam museum yang berkonsep digital ini terdapat sejarah kota bandung sebelum kemerdekaan, pasca kemerdekaan, sejarah gedung sate sejak dulu hingga sekarang.

Nah, itulah sejarah singkat tentang gedung sate Bandung. Sangat menarik, bukan? Selain itu, Bandung juga mempunyai makanan khas yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh, lho. Apalagi kalau bukan Bolu Susu Lembang yang sudah sangat terkenal. Selamat mencoba ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan?