Mengenal Asal Usul Sejarah Arcamanik Bandung

Sejarah Arcamanik Bandung – Salah satu daerah di Bandung yang terkenal dengan cerita sejarahnya adalah Arcamanik. Ternyata dibalik nama daerah Arcamanik menyimpan sejarah kerajaan yang bernama Kerajaan Arcamanik. 

Namun, cerita yang beredar ini masih simpang siur kebenarannya apakah bisa dikategorikan sebagai sejarah atau dongeng belaka. Bagi kamu pecinta sejarah salah satu cerita ini juga sayang untuk dilewatkan. Berikut beberapa rangkuman cerita tentang asal usul sejarah arcamanik Bandung, simak yuk!

Berdirinya Kerajaan Arcamanik setelah Kerajaan Pajajaran

Sebelum menjadi sebuah daerah di Kota Bandung, dulu di Utara Wilayah Sindanglaya-Ujungberung, pernah berdiri sebuah kerajaan bernama Kerajaan Arcamanik.

Kerajaan Arcamanik ini dulunya berdiri sekitar tahun 1608 Masehi, tidak lama setelah hancurnya kerajaan Pajajaran.

Berdirinya Kerajaan Arcamanik ini dulu diyakini untuk menyelematkan harta karun Kerajaan Pajaran dan juga Sumedanglarang dari serbuan penguasa-penguasa kerajaan Islam pada waktu termasuk Cirebon, Banten, Demak dan Maram. 

Ditandai dengan berdirinya patung wanita

Adanya kerajaan Arcamanik ini didapatkan bukti adanya beberapa arca berwujud wanita, yang kemudian dibawa ke Batavia dan kini tersimpan di Museum Nasional.

Patung berwujud wanita ini dipercaya bernama Nini Maranak yaitu, lambang dewi kesuburan masyarakat Kerajaan Arcamanik dan juga menjadi salah satu maskot kerajaan.

Konon pada saat itu, di setiap sudut keraton beridir patung-patung wanita. Hal tersebut yang menyebabkan di Utara Sindanglaya-Ujungberung ini diberi nama Arcamanik yang berarti patung-hitam. 

Padepokan Kerajaan Arcamanik

Pada tahun 1615, saat masa pemerintahan Prabu Subekti, beridi padepokan seni karawitan istana yang didirikan oleh putera sang prabu bernama Pangeran Sambara. Padepokan ini didirikan di sekitar Kampung Sekekondang, Desa Pasirimpun, Kecamatan Sindanglaya-Kabupaten Bandung.

Hingga tahun 1633, Padepokan tersebut menjadi tempat latihan karawitan bagi para puteri Prabu Subekti, yakni Putri Sankeareng, Putri Silahpalastri, Putri Dharmi Alyandra.

Tahun 1618 juga padepokan seni karawitan mulai diikuti oleh siswa lain dan putri-putri kerajaan Arcamanik lainnya. Adanya padepokan ini ditandai dengan bukti batu besar bersusun yang diyakini sebagai bekas pondasi bangunan padepokan.

Masa Kemunduran Kerajaan Arcamanik

Masa kemunduran Kerajaan Arcamanik ini dimulai pada tahun 1834, pada masa pemerintahan Prabu Adipati Suryadiraksa Panangkaran. Sang Prabu menikan dengan Nyi Mas Jambarsari penguasa Kerajaan Kendan (Kelang) pertama.

Namun, dari pernikahan tersebut sang prabu tidak dikaruniai putra satu pun. Karena hal tersebut sang prabu memiliki hubungan gelap dengan Nyi Nurhayati Wilang Kananga, seorang emban istana yang cantik jelita. Hubungan tersebut berlangsung selama tiga tahun, hingga akhirnya terbongkar.

Akibatnya Nyi Mas Jambarsari tersingkir dari kerajaan Arcamanik dan sebelum meninggalkan istana sempat mengeluarkan ilmu Patulak Raga, yakni mengutuk seluruh keturunan Nyi Nurhayati jauh dari kemuliaan hidup.

Terbukti sumpah tersebut sangat ampuh. Prabu Suryadiraksa pun jatuh sakit. Sejak saat itu Kerajaan Arcamanik pun mulai memasuki masa kemunduran. 

Benar atau tidaknya cerita tersebut masih menjadi sebuah misteri hingga saat ini. Namun, cerita atau dongeng tentang kerajaan Arcamanik ini juga menarik untuk dibaca.

Jika kamu berkunjung ke Kota Bandung kamu juga bisa mengunjungi daerah Arcamanik khususnya Sindanglaya untuk melihat arca dewi kesuburan di masa Kerajaan Arcamanik.

Selain itu kamu juga bisa mengunjungi beberapa tempat wisata di Sindanglaya, Arcamanik seperti, Saung Mang Udjo, Galeri Lukisan Jeihan, Caringin Telu, Padepokan Dayang Sumbi, dan tempat wisata di Bandung lainnya.

Tak lengkap rasanya jika perjalananmu tidak membawa buah tangan. Bolu Kukus Lembang bisa menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi perjalananmu. Rasanya yang manis, enak dan lembut ini tidak heran jika Bolu Kukus Lembang menjadi salah satu oleh-oleh wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung.

Penasaran untuk mencobanya sendiri? Kamu bisa datang ke beberapa outlet Bolu Kukus Lembang di Bandung, ya! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan?