Mengenal Masjid Mungsolkanas, Masjid Tertua di Bandung

masjid tertua di Bandung

Masjid Tertua di Bandung – Selain wisata kuliner, Bandung juga terkenal dengan wisata religinya salah satunya yaitu wisata religi di Masjid Mungsolkanas. Masjid Mungsolkanas konon katanya menjadi masjid tertua di Bandung.

Nama Masjid Mungsolkanas, mungkin tak sepopuler masjid-masjid lainnya yang ada di kota Bandung, seperti Masjid Raya Bandung atau Masjid Pusdai. Oleh karena itu, masjid ini merupakan salah satu tempat ibadah tertua yang menjadi saksi bisu penyebaran agama Islam di Paris Van Java.

Penasaran kan? Yuk simak sejarah Masjid Mungsolkanas, masjid tertua di Bandung ini

Sejarah Masjid Mungsolkanas yang disebut Masjid tertua di Bandung

masjid tertua di Bandung
www.regional.kompas.com

Tau nggak sih? Masjid Mungsolkanas ini didirikan pada tahun 1869, artinya lebih awal dari Masjid Cipaganti yang dibangun pada tahun 1933 oleh arsitek asal Belanda, Charles Proper Wolff Schoemaker.

Konon dahulu Presiden Soekarno pernah singgah dan menginap di Mungsolkanas ketika beliau masih berkuliah di Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang menjadi ITB).

Nah, masjid ini jejak syiar Islam di kota Bandung lho. K.H Abdurrohim mengajarkan mengaji Al Quran dan agama Islam kepada murid-muridnya.

Mama Aden lah yang menggembleng murid-muridnya menjadi dai untuk menyebarluaskan agama Islam di Tatar Pasundan. Para santri yang telah tamat menimbah ilmu agama di bawah bimbingan K.H Abdurrohim, kemudian bermukim dan menyebarkan Islam di tempat baru.

Awal terbentuknya Masjid Mungsolkanas

masjid tertua di Bandung
www.infobdg.com

Dahulu bentuk Masjid Mungsolkanas hanya rumah panggung sederhana yang terbuat dari bilik bambu. Pembangunan masjid tersebut diprakarsai oleh K.H. Abdurrohim yang memiliki gelar Mama Aden, di atas tanah wakaf yang diberikan Hj. Siti Lantenas.

Hj. Siti Lantenas sendiri merupakan seorang janda kaya dari seorang camat di Lengkong Sukabumi. Ia memiliki bentangan tanah luas yang saat itu diperkirakan dari Jalan Raya Siliwangi (Gandok Ciumbuleuit) sampai Pelesiran (Cihampelas Bawah).

Masjid ini pertama kali dipugar tahun 1933, bersamaan dengan pembangunan Masjid Raya Cipaganti oleh pemerintah kolonial. Bedanya, Masjid Mungsolkanas ini merupakan wujud gotong royong warga setempat di bawah bimbingan Mama Aden.

Renovasi masjid secara total dilakukan pada tahun 2009, dari awal bangunan satu lantai, Masjid Mungsolkanas dirombak menjadi dua lantai. Kegiatan di masjid pun terus berkembang, dari hanya tempat belajar santri bertambah menjadi tempat belajar kanak-kanak dan koperasi.

Peninggalan Masjid Mungsolkanas

masjid tertua di Bandung
www.news.detik.com

Tidak ada peninggalan bangunan fisik, sayang sekali, tetapi hanya ada Al Quran peninggalan Mama Aden yang disimpan. Al Quran peninggalan Mama Aden itu tersimpan rapi di dalam dinding kaca, usia dari kitab suci tersebut diperkirakan telah berusia 140 tahun lebih, satu zaman dengan masjid ini.

Al Quran ini merupakan salinan yang ditulis tangan langsung oleh Mama Aden, satu-satunya warisan fisik yang tersisa.

Lokasi Masjid Mungsolkanas

Kini, Masjid Mungsolkanas yang berada di kawasan padat penduduk, diapit permukiman, dan gedung-gedung apartemen.

Nah, untuk lokasi masjid ini berada di tengah gang, akses menuju masjid tepat di sebelah timur RS Advent yang diapit oleh Apartement Jardin, STBA dan Pusat Pertokoan Sandang di Jl. Cihampelas.

Nah, gimana? sudah tau kan masjid tertua di Bandung? Sudah mengenal lebih dalam Masjid Mungsolkanas? ternyata masjid ini sudah melakukan renovasi beberapa kali yaa. Jangan lupa mampir di Masjid Mungsolkanas ya!

Oh ya, mumpung lagi di Bandung, enaknya makan cemilan khas Bandung, yaitu Bolu Susu Lembang. Bolu ini terkenal dengan tekstur lembutnya, memiliki aroma khas yang menggugah selera, dan topping yang melimpah. Cek di sini ya untuk variannya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan?