5 Tradisi Daerah Bandung Yang Eksis

Tradisi daerah Bandung – Bandung adalah salah satu kota di Indonesia yang memiliki banyak pilihan wisata kuliner, budaya, tradisi hingga festival. Bandung juga terkenal dengan tradisi tahunan yang cukup terkenal dan selalu dirayakan hingga saat ini. Tradisi yang sudah lama dirayakan dan masih tetap eksis hingga saat ini salah satunya adalah Bandung Lautan Api. Tradisi atau festival ini rutin digelar setiap tahunnya, tidak hanya itu Bandung juga memiliki tradisi yang masih tetap eksis hingga kini. Apa saja daftarnya? Yuk, langsung simak ulasannya di bawah ini.

1. Bandung Light

Bandung Light adalah salah satu tradisi di daerah Bandung yang masih diselenggarakan setiap tahunnya. Tradisi ini sebenarnya bertujuan untuk merayakan hari jadi Kota Bandung, dan biasanya diselenggarakan di sepanjang jalan Asia-Afrika. Sama seperti namanya, Bandung Light identik dengan hiasan lampu warna-warni, selain menarik tradisi ini juga digunakan untuk menarik para wisatawan dan juga menjadi hiburan bagi warga Bandung. 

2. Pawai Jampana

Sumber: misteraladin.com

Tradisi Bandung berikutnya adalah Pawai Jampana. Tradisi unik ini biasanya diikuti oleh puluhan orang yang bertugas memikul tandu  berisi hasil bumi. Pawai Jampana selalu diselenggarakan setiap perayaan hari kemerdekaan Indonesia atau hari jadi Bandung. Lebih lanjut, tandu yang berisi hasil bumi itu nantinya akan dihidangkan dan diperebutkan oleh para penonton. 

3. Bandung Lautan Api

Siapa yang tidak mengenal lagu Bandung Lautan Api? Faktanya, Bandung Lautan Api juga digunakan untuk nama tradisi unik asli Bandung. Tradisi ini sebenarnya diambil dari peristiwa besar pada tanggal 24 Maret 1946 yaitu, kebakaran besar yang dibuat oleh masyarakat supaya Bandung tidak jatuh ke tangan penjajah. Jadi, untuk mengenang peristiwa tersebut, tradisi Bandung Lautan Api diisi dengan kegiatan berkunjung ke Makam Pahlawan dan juga menggelar upacara peringatan Bandung Lautan Api. 

4. Reuneuh Mundingeun

Tradisi di daerah Bandung berikutnya adalah Reuneuh Mundingeun yaitu, adat yang ditujukan untuk ibu hamil yang menginjak usia kehamilan 9 bulan. Tradisi ini dimulai dari mengalungi ibu hamil dengan klotok yang mirip kerbau, dan akan diarak menuju kandang kerbau sembari membaca doa. Namun, jika tidak ada kandang, ibu hamil akan diarak dan diajak berkeliling 7 kali sebagai penggantinya. Prosesi tradisi ini mengandung makna agar Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan keberkahan dan kesehatan ibu hamil saat melahirkan. 

5. Braga Festival

Sumber: tourbandung.id

Last but not least, Braga Festival menjadi tradisi terakhir di Bandung yang hingga saat ini masih diselenggarakan. Hal yang membuat takjub, festival ini cukup dikenal dikalangan wisatawan di luar Bandung bahkan mancanegara. Lebih lengkapnya, festival ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada seniman yang telah tiada seperti, Mang Udjo dan Braga Stones. Hingga kini festival ini masih diselenggarakan agar budaya asli Sunda tetap terjaga.

BACA JUGA: Tips Berkemah Seru Ke Pineus Tilu

Nah itu dia, bolumania tradisi di daerah Bandung yang masih eksis dan diselenggarakan setiap tahunnya. Menariknya, tradisi ini bertujuan untuk menarik wisatawan di luar Bandung bahkan mancanegara, lho! Jika kamu memiliki rencana untuk berkunjung ke Bandung, kamu bisa datang saat tradisi-tradisi di atas diselenggarakan ya, bolumania! Jangan lupa, setelah menikmati rangkaian tradisi atau festival Bandung, bawa buah tangan untuk orang-orang tersayang dengan Bolu Susu Lembang, rasa manis dan lembut dijamin cocok di lidah semua orang. Dapatkan segera sebelum kehabisan di outlet yang tersebar di Bandung dan sekitarnya.

WhatsApp chat