Wajib Coba Sate Anggrek, Kuliner Legendaris di Bandung!

Siapa sih yang tidak setuju kalau Jawa Barat adalah surganya wisata kuliner? Liburan ke Bandung, Bogor, dan sekitarnya dijamin akan bikin perut Anda kenyang! Di antara banyaknya kuliner yang bisa Anda cicipi, Sate Anggrek H. Ahmad Nawawi jelas wajib masuk ke dalam daftar.

Baca juga : 6 Makanan Khas Sunda yang Melegenda

Sekilas memang tidak ada yang istimewa dari hidangan sate ini. Namun deretan pengunjung yang rela antri demi bisa mencicipi seporsi sate legendaris ini pasti akan bikin Anda penasaran juga! Apa sih yang membuat Sate Anggrek H. Ahmad Nawawi bisa bertahan sampai puluhan tahun?

Sudah Berdiri Sejak 1945

Foto oleh @fifi.chann

Sate Anggrek memang layak disebut sebagai kuliner legendarus. Bayangkan saja, sate ini sudah buka sejak zaman kemerdekaan Indonesia di tahun 1945! Selama lebih dari 70 tahun, lokasinya pun tidak berubah, yakni di Jalan Anggrek, Bandung.

Warung satenya pun masih berupa warung tenda biasa, tapi ratusan pengunjung tidak pernah absen setiap harinya. Saat Anda mendatangi warung Sate Anggrek, Anda pasti akan takjub dengan beberapa panggangan sate yang panjangnya lebih dari dari satu meter dijajar rapi di depan warung.

Daging sapi dan kambing yang dipotong dadu dan ditusuk dibakar di atas bara panas, sehingga asapnya pun mengepul sampai kemana-mana dan bikin berut tambah lapar saja. Potongan dagingnya yang besar terasa empuk saat digigit.

Selain daging sate,hal lain yang istimewa dari Sate Anggrek adalah bumbu kacangnya yang kental, punya rasa manis dan gurih seimbang, berpadu sempurna dengan tekstur dagingnya. Sebelum disajikan, sate diberi topping berupa irisan cabe rawit merah dan bawang merah untuk menambah kelezatannya.

Foto oleh @jktfoodseeker

Dalam sehari, Sate Anggrek bisa menghabiskan sekitar 90 kilogram daging sapi atau kurang lebih 6000 tusuk. Sementara di akhir pekan, jumlah sate yang terjual bisa mencapai 8000 hingga 10000 tusuk. Pelanggan yang datang tidak hanya dari sekitaran Bandung saja lho. Banyak pembeli yang berasal dari Jakarta, Surabaya, bahkan Belanda yang penasaran dengan kelezatan sate legendaris ini.

Sate Anggrek didirikan oleh H. Ahmad Nawawi, namun kini dikelola oleh Ridwan yang merupakan generasi kedua. Selanjutnya, Sate Anggrek akan dikelola oleh generasi ketiga atau cucu H. Ahmad, yaitu Nur Rohmah

Aneka Menu di Sate Anggrek

Menu favorit di Sate Anggrek tentu saja adalah aneka ragam sate yaitu sate sapi, sate ayam, dan sate kambing. Di antara ketiga menu tersebut, sate kambing adalah yang paling laris. Selain aneka sate, warung ini juga menjual menu lain seperti soto ayam dan soto kambing. Ada juga menu pelengkap seperti nasi dan lontong, serta aneka macam minuman.

Lokasi dan Jam Buka

Foto oleh @jktfoodseeker

  • Alamat: Jl. Anggrek No.35, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40113.
  • Jam buka: 15.00-22.00 WIB.

Seperti namanya, Anda bisa menemukan warung sate legendaris ini di Jalan Anggrek. Tidak perlu bingung mencari, jika sudah tiba di Jalan Anggrek Anda akan bisa mencium wangi daging yang sedang dibakar di depan warungnya.

Warung sate ini buka di sore hari hingga malam. Namun sebaiknya Anda datang lebih awal jika tidak mau kehabisan menu satenya. Sate yang paling laris adalah sate kambing, biasanya sudah habis menjelang waktu maghrib tiba. Selain itu, warung sate ini akan tutup lebih awal jika semua menu sudah habis terjual sebelum jam 10 malam.

 

Butuh bantuan?